Cara Mengobati Cacar Air Pada Anak Sesuai Anjuran Dokter

Cara Mengobati Cacar Air Pada Anak Sesuai Anjuran Dokter
Cara Mengobati Cacar Air Pada Anak Sesuai Anjuran Dokter

Apakah Anak Anda sedang terjangkit cacar air?
Jika iya, jangan pernah melakukan pengobatan yang salah. Karena dapat menyebabkan komplikasi penyakit lain karena infeksi.

Sebelum melanjutkan, diharapkan Anda membaca artikel kesehatan hingga selesai karena info yang didapat secara setengah-setengah hanya akan membuat Anda salah paham dan tidak mengerti permasalahan serta penanggulangan yang tepat terhadap suatu penyakit

Cacar air disebabkan oleh virus varicella, dan Penularannya melalui udara.

Penderita cacar air dapat menularkan penyakitnya dari 1 hari sebelum terlihat kelainan kulit hingga luka-lukanya mengering (6 sampai 7 hari setelah timbulnya kelainan kulit).
Artikel Bermanfaat Lainnya Bagi Bunda:
1. 4 Cara Menangani Amandel Pada Anak
2. Macam-macam ruam kulit pada si kecil dan cara menanganinya
3. Cegah Anak Anda terkena Asma Karena Asa Tidak Dapat Disembuhkan
4. 5 Cara Menghindarkan si kecil dari alergi
Gejala dimulai dengan nafsu makan hilang, suhu badan meningkat, demam, batuk, dan pilek.

Esok harinya muncul papel (penonjolan di permukaan kulit) kecil, berwarna merah di dada, punggung, dan menjalar cepat ke perut, muka, kepala, sampai tungkai atas dan bawah.


Papel berubah cepat menjadi vesikel (kantung kecil berisi cairan). Vesikel kadang muncul di bibir, kemaluan, leher, dan mata.

Dalam 24 jam, vesikel menjadi keruh dan mudah pecah, kemudian mengering.

Papel baru dapat muncul di samping vesikel yang sudah pecah, Papel baru dapat muncul selama 3 sampai 4 hari. Papel dan vesikel ini menimbulkan rasa gatal, sehingga anak akan berusaha menggaruk.

Cara Mengobati Cacar Air Pada Anak Sesuai Anjuran Dokter adalah :
  • Memberikan kompres dan obat penurun panas,
  • Memberikan banyak minum,
  • Menganjurkan anak untuk banyak istirahat,
  • Dan mencegah anak keluar rumah agar tidak menularkan penyakit pada anak lain.
Biarkan vesikel mengering dan terkelupas sendiri, jangan digaruk karena akan bernanah dan infeksi sehingga akan meninggalkan bekas berupa jaringan parut.

Untuk mengurangi gatal, mandikan anak 2 sampai 3 kali sehari dengan air yang mengandung antiseptik, seperti kalium permanganate, etol, dan sebagainya.

Saat mengeringkan dengan handuk, harus hati-hati agar vesikel tidak pecah.

Jadi, mitos penderita cacar air tidak boleh dimandikan adalah salah."

Jika berhari-hari tidak dimandikan, akan muncul komplikasi infeksi lain. Jangan memberikan bedak, potonglah kuku anak untuk menghindari luka garukan.

Cucilah alas tempat tidur, selimut, dan pakaian penderita secara terpisah dengan milik orang lain.

Komplikasi dapat terjadi karena vesikel pecah dan tidak dirawat dengan bersih sehingga muncul infeksi lain.

Tanda-tandanya adalah bercak merah yang muncul makin banyak, nyeri, dan ada nanah.
Jika hal ini terjadi, segera periksakan anak ke dokter.

Sekian artikel Kesehatan mengenai Cara Mengobati Cacar Air Pada Anak Sesuai Anjuran Dokter kali ini, Semoga bisa memberi inspirasi kepada Anda, Terima Kasih.
Silahkan Share Jika Menurut Anda Bermanfaat Untuk Anda dan Orang Lain.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment